Tomato News Tomato News
/home / internasional / Spanyol Juara Piala Dunia, La Roja...
INTERNASIONAL

Spanyol Juara Piala Dunia, La Roja Raih Gelar Kedua Kalinya

Pendukung Spanyol merayakan kemenangan gelar juara Piala Dunia di jalanan kota Madrid

Pendukung Spanyol merayakan kemenangan gelar juara Piala Dunia di jalanan kota Madrid

Ribuan warga menari di jalanan, menyalakan kembang api, dan melepaskan suar merah di Madrid hingga Senin dini hari setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 untuk meraih gelar Piala Dunia.

Sambil mengibarkan bendera merah-emas, para pendukung Spanyol dan penggemar dari seluruh dunia menyaksikan La Roja mewujudkan mimpi menjuarai trofi ini untuk kedua kalinya melalui gol babak perpanjangan waktu yang dicetak Ferran Torres di New Jersey.

Saat suar merah menerangi malam dan para peraya menyanyikan "A Viva Espana", Mario dari Barcelona mengaku rela berkendara ke Madrid khusus untuk menyaksikan laga tersebut. "Saya berkendara dari Barcelona untuk menonton pertandingan bersama para penggemar di Madrid. Besok kami akan menunggu para pemain di sini untuk merayakan bersama mereka," ujarnya.

Menurut Islem, penggemar yang terbang langsung dari Tunisia ke Madrid untuk mendukung tim Spanyol, perjalanan jauh tersebut sangat sepadan. "Saya tahu ini sepadan dan saya tahu mereka akan menang, Viva Espana," katanya.

Alvaro, warga yang datang dari Malaga ke Madrid untuk menonton lewat layar lebar, merasa sangat terharu dengan kemenangan Spanyol. "Saya sangat senang. Ini sangat indah!" ungkapnya pada Senin pagi.

Berdasarkan laporan usai laga yang berlangsung sengit hingga perpanjangan waktu, sorak-sorai sukacita meledak di berbagai kota di seluruh Spanyol saat peluit panjang berbunyi.

Di Barcelona, tempat banyak pemain timnas Spanyol bernaung di klub juara La Liga, warga menyalakan kembang api dan berpesta di pantai menandai dimulainya perayaan malam yang panjang.

Para penggemar Spanyol mengibarkan bendera dan bersorak di jalanan kawasan tempat tinggal penyerang muda Spanyol, Lamine Yamal. Penyerang berusia 19 tahun itu belajar bermain sepak bola di jalanan Rocafonda, wilayah kelas pekerja di Mataro, sekitar 30 kilometer sebelah utara Barcelona.

Warga Rocafonda, termasuk nenek dan sepupunya, tetap menganggap Lamine sebagai bagian dari mereka. Di lapangan komunitas tempat ia mengasah kemampuannya sewaktu kecil, terdapat lukisan dinding yang menampilkan sosoknya sebagai simbol impian yang menjadi kenyataan.

Lamine, yang lahir di Spanyol dari ayah asal Maroko dan ibu dari Guinea Khatulistiwa, tidak pernah melupakan asal-usulnya. Ia kerap merayakan gol dengan gestur tangan "304" yang merujuk pada kode pos kawasannya, serta mengenakan ikat kepala bertuliskan "Rocafonda" selama Piala Dunia.

Berdasarkan unggahan di media sosial X, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan sukacitanya. "Kita adalah Juara Dunia!! Tim nasional kita luar biasa! Terima kasih tim!" tulisnya. Menurut laporan surat kabar El Pais, Presiden AS Donald Trump dan Sanchez sempat berjabat tangan singkat sebelum pertandingan dimulai.

Topics
Tim Jurnalis Profesional Tomato News

Tim Redaksi Tomato News terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari dunia sepak bola dan olahraga. Berbasis di Jakarta, kami hadir sebagai sumber berita olahraga terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme. Dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan objektivitas, kami berkomitmen menjadi portal berita olahraga terpercaya di Indonesia.