Penggemar, jurnalis media, dan pekerja stadion menghadapi antrean panjang untuk memasuki New York New Jersey Stadium menjelang laga final Piala Dunia FIFA antara Spanyol dan Argentina pada Minggu. Pengetatan keamanan ini terjadi seiring rencana kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan informasi resmi, FIFA telah mengirimkan email kepada insan media dua hari sebelum laga final. Organisasi tersebut mengimbau awak media untuk datang enam jam lebih awal serta memperingatkan adanya penutupan jalan 150 menit sebelum kick-off.
Menurut laporan wartawan Field Level Media, pemeriksaan ketat oleh petugas Secret Service menyebabkan masa tunggu mencapai 90 menit di garis keamanan luar. Jurnalis lain yang datang lebih awal bahkan harus mengantre hingga tiga jam atau lebih.
Beberapa jurnalis sempat ditolak di perimeter luar stadion berkapasitas 80.000 penonton tersebut dan diarahkan kembali ke pusat akreditasi. Masalah serupa menimpa ribuan suporter yang tertahan di luar area pertandingan.
Meskipun pihak penyelenggara telah mengimbau pemegang tiket untuk hadir empat jam sebelum pertandingan, antrean suporter tetap mengular hingga lebih dari dua jam. Kendala teknis seperti pemindai tiket yang rusak turut memperlambat proses masuk.
Kendati demikian, tribun bagian bawah stadion terlihat sebagian besar terisi saat pemain Spanyol dan Argentina memasuki lapangan 45 menit sebelum laga dimulai. Sebagian besar area pendukung kedua tim nasional tampak sudah memenuhi tempat duduk.
Masalah kendala logistik ini bukan yang pertama kali terjadi pada laga final besar di Amerika Serikat. Pada final Copa America 2024 di Miami Gardens, kick-off sempat tertunda lebih dari 75 menit akibat penumpukan penonton dan kerusuhan suporter tanpa tiket di pintu masuk.