Penantian panjang yang gersang itu akhirnya berakhir pada Rabu malam. Jak Jones mewujudkan impian masa kecilnya dengan kemenangan 3-2 atas David Gilbert dalam pertandingan perebutan gelar di Championship League, ajang peringkat pertama musim baru ini.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan jalannya pertandingan di Mattioli Arena Leicester, Jak Jones terpaksa bangkit setelah sempat tertinggal dari David Gilbert, juara ajang ini pada tahun 2021. Pukulan penutup dengan poin 86 dan 55 terbukti cukup bagi Jak Jones untuk mengunci gelar juara dalam pertarungan sengit dengan skor tinggi tersebut.
David Gilbert sebelumnya mencetak poin 106 dan 66 untuk memimpin setelah pebiliar asal Cwmbran tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat raihan 64 poin. Namun, Jak Jones tetap menjaga ketenangannya hingga berhasil menjadi pemenang ketujuh sepanjang sejarah kompetisi versi peringkat ini.
Menurut komentar Phil Yates saat siaran berlangsung, momen ini sangat bersejarah. "Untuk pertama kalinya, Jak Jones dapat berkata: Saya adalah pemenang ajang peringkat," ujar Phil Yates menegaskan pencapaian tersebut.
Jak Jones kini naik ke peringkat 29 dunia dari posisi 32 berkat kemenangan ini. Sebelumnya, ia sempat melakukan kejutan besar dengan menembus final kejuaraan dunia tahun 2024, sebelum akhirnya kalah 18-14 dari Kyren Wilson di Crucible.
Meski demikian, Jak Jones merasa bahwa tekanan untuk melewati garis akhir di Leicester merupakan cobaan yang jauh lebih berat dibanding kompetisi sebelumnya.
"Rasanya tidak nyata, saya lebih gugup malam ini daripada saat final kejuaraan dunia," kata Jak Jones kepada wartawan. Sepanjang turnamen, ia mencetak lima senyuri dan membawa pulang hadiah sebesar 33.000 poundsterling.
"Ini seperti melepaskan beban berat dari pundak saya dan rasanya menyenangkan bisa menyelesaikan tugas ini. Kemenangan ini sangat bagus untuk istri dan anak saya yang selalu mendukung saya. Orang tua saya juga telah menghabiskan waktu 15 tahun menyaksikan saya kalah, jadi menyenangkan bisa memenangkan satu gelar untuk mereka," ucap Jak Jones.
Menurut data klasemen akhir, Jak Jones memuncaki Grup Pemenang 2 dengan perolehan tujuh poin untuk mengamankan tempat di final. Ia unggul tiga poin dari Hossein Vafaei, sementara Dylan Emery dengan tiga poin dan Zhang Anda dengan dua poin finis di luar posisi perebutan.
David Gilbert juga menyelesaikan babak dengan tujuh poin di Grup 1. Ia unggul tipis satu poin atas Noppon Saengkham dalam grup yang juga dihuni oleh Elliott Slessor dengan dua poin dan Lei Peifan dengan satu poin.
Jak Jones dijadwalkan kembali ke Leicester pada pekan depan. Ia akan melakoni pertandingan kualifikasi di Shenzhen Open pada Rabu sore serta British Open untuk menghadapi Matthew Selt pada Jumat pagi.